Menulis artikel ilmiah bukan hanya soal memenuhi kewajiban akademik, tetapi juga strategi untuk mencapai target KUM yang dibutuhkan dalam kenaikan jabatan fungsional dosen. Banyak dosen yang sudah memiliki ide atau hasil penelitian, namun kesulitan mengemasnya menjadi artikel yang rapi dan eligible untuk publikasi. Kabar baiknya, proses ini bisa lebih ringan jika Anda memahami langkah-langkah praktisnya.
Daftar isi
ToggleBerikut beberapa tips yang bisa membantu Anda menulis artikel ilmiah yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga tepat sasaran untuk memenuhi target KUM.
1. Tentukan Jurnal Sesuai Kebutuhan KUM
Setiap jurnal memiliki nilai KUM berbeda. Misalnya, jurnal SINTA 3–5 sering menjadi pilihan utama karena prosesnya lebih terjangkau dan peluang diterimanya lebih tinggi dibanding jurnal internasional bereputasi. Tentukan target jurnal sejak awal agar gaya penulisan, jumlah kata, hingga formatnya tepat dari awal.
2. Fokus pada Kebaruan (Novelty)
Editor jurnal selalu mencari artikel yang memiliki nilai tambah. Pastikan penelitian Anda menawarkan sesuatu yang baru, entah dari sudut pandang, metode, atau temuan. Tidak harus spektakuler yang penting jelas dan relevan.
3. Gunakan Bahasa yang Ringkas dan Mengalir
Artikel ilmiah tidak harus kaku. Gunakan bahasa formal yang jelas dan langsung pada inti. Hindari paragraf yang terlalu panjang dan repetitif agar reviewer lebih mudah memahami gagasan Anda.
4. Ikuti Template Jurnal Secara Ketat
Setiap jurnal memiliki template format. Mulai dari struktur, style sitasi, hingga cara menuliskan tabel dan gambar. Mengabaikan template sering menjadi alasan awal desk reject sebelum artikel dibaca secara substansi.
Baca Selengkapnya : Peran Decision Letter dalam Publikasi Artikel Ilmiah

Ingin memastikan tulisan Anda sempurna sebelum diterbitkan?
Hubungi kami sekarang dan jadikan tulisan Anda lebih berkualitas serta siap bersaing di pasar. Klik tombol di bawah untuk konsultasi gratis dan ketahui lebih banyak tentang layanan kami.
5. Perkuat Bagian Metode dan Pembahasan
Dua bagian ini adalah “jantung” artikel ilmiah. Metode harus rinci dan dapat direplikasi, sedangkan pembahasan harus menjawab rumusan masalah, membandingkan hasil dengan penelitian terdahulu, dan menunjukkan kontribusi.
6. Cek Plagiasi Sebelum Submit
Gunakan alat pengecekan plagiasi terpercaya dan lakukan parafrase jika masih tinggi. Reviewer menghargai artikel yang orisinal dan disusun secara hati-hati.
7. Mintalah Review Eksternal
Sebelum submit, mintalah kolega membaca artikel Anda. Terkadang orang lain lebih mudah melihat kekurangan struktur atau alur tulisan yang mungkin Anda lewatkan.
Dengan mengikuti tips ini, menulis artikel ilmiah untuk target KUM bukan lagi beban berat, melainkan proses terstruktur yang bisa Anda selesaikan dengan lebih mudah. Semoga bermanfaat untuk perjalanan akademik Anda
Anda bisa membaca mengenai tips penulisan artikel, publish jurnal dan mengenal seputar jurnal ilmiah dengan mengunjungi sosial media kami di
instagram @jakadjournal @jasa_publikasijurnal – tiktok @jakadjournal
untuk informasi lebih lanjut jika Anda memerlukan informasi mengenai publikasi jurnal dapat menghubungi 08988589601
awidy



