Setelah manuskrip berhasil dikirim ke jurnal, ada satu fase yang hampir selalu dirasakan oleh para penulis, yaitu menunggu hasil review. Bagi sebagian orang, ini justru menjadi tahap yang paling menantang karena tidak ada kepastian kapan keputusan akan diberikan. Tidak sedikit penulis yang mulai bertanya-tanya, “Apakah artikel saya sedang diproses?” atau bahkan “Apakah ada masalah dengan manuskrip saya?”
Daftar isi
TogglePertanyaan seperti ini sebenarnya sangat wajar. Namun, penting untuk dipahami bahwa proses review jurnal memang membutuhkan waktu, dan durasinya dapat berbeda-beda tergantung banyak faktor. Lalu, sebenarnya berapa lama proses review jurnal ilmiah berlangsung?
Berapa Lama Rata-Rata Proses Review Jurnal?
Tidak ada satu jawaban pasti mengenai durasi review jurnal karena setiap penerbit dan bidang ilmu memiliki mekanisme editorial yang berbeda. Namun, secara umum, berikut gambaran estimasi waktunya:
- 1-3 Bulan: Proses Review Relatif Cepat
Beberapa jurnal, khususnya di bidang sains, teknologi, atau kesehatan, memiliki sistem editorial yang lebih cepat. Jika proses penunjukan reviewer berjalan lancar dan manuskrip dinilai siap untuk ditinjau, keputusan awal bisa diperoleh dalam waktu relatif singkat. - 3-6 Bulan: Durasi yang Paling Umum
Untuk bidang ilmu sosial, pendidikan, hukum, atau humaniora, proses review sering kali membutuhkan waktu lebih panjang. Hal ini disebabkan oleh karakter evaluasi yang cenderung lebih mendalam, termasuk analisis metodologi, argumentasi, hingga kontribusi teoritis penelitian. - Lebih dari 1 Tahun: Bukan Hal yang Mustahil
Dalam beberapa kasus, proses review dapat berlangsung lebih dari satu tahun. Biasanya hal ini terjadi karena keterbatasan reviewer yang sesuai dengan topik penelitian, antrean manuskrip yang tinggi, atau adanya beberapa putaran revisi. Karena itu, jika artikel belum mendapatkan kabar dalam beberapa bulan, belum tentu manuskrip mengalami kendala. Bisa jadi proses editorial masih berlangsung sesuai alur jurnal.
Faktor yang Mempengaruhi Lama Proses Review
Mengapa ada jurnal yang memberikan keputusan dengan cepat, sementara jurnal lain membutuhkan waktu cukup panjang? Berikut beberapa faktor yang paling berpengaruh:
1. Ketersediaan Reviewer
Editor perlu menemukan reviewer yang memiliki keahlian sesuai dengan topik penelitian. Semakin spesifik tema penelitian, semakin terbatas pula jumlah reviewer yang relevan.
2. Kualitas Manuskrip Awal
Manuskrip yang sudah tersusun rapi, mengikuti template jurnal, serta memiliki struktur dan bahasa akademik yang baik cenderung lebih mudah diproses. Sebaliknya, artikel yang masih membutuhkan banyak perbaikan teknis biasanya memerlukan waktu lebih panjang pada tahap editorial awal.
3. Kebijakan dan Sistem Internal Jurnal
Setiap jurnal memiliki standar operasional yang berbeda. Ada jurnal yang menetapkan target waktu review tertentu, namun ada pula yang memiliki antrean publikasi cukup panjang sehingga proses berlangsung lebih lama.
Durasi review jurnal pada dasarnya tidak dapat disamaratakan karena dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari ketersediaan reviewer hingga kebijakan editorial masing-masing jurnal. Oleh karena itu, penting bagi penulis untuk memahami bahwa proses publikasi ilmiah membutuhkan waktu dan dapat berbeda pada setiap jurnal. Dalam banyak kasus, waktu tunggu yang cukup lama merupakan bagian normal dari mekanisme editorial jurnal dan tidak selalu menunjukkan adanya kendala pada manuskrip yang diajukan.
Eitsss…. Ingin submit artikel sendiri tapi gak ada waktu? Kami bisa bantu kamu untuk men-submitkan artikelmu dengan proses yang cepat tanpa ribet tentunya! Aktivitas jalan Publikasi pun tetap aman!
Anda bisa membaca mengenai tips penulisan artikel, publish jurnal dan mengenal seputar jurnal ilmiah dengan mengunjungi sosial media kami di
instagram @jakadjournal @jasa_publikasijurnal – tiktok @jasapublikasijurnal
untuk informasi lebih lanjut jika Anda memerlukan informasi mengenai publikasi jurnal dapat menghubungi 08988589601




