March 13, 2026

Tips Menulis Latar Belakang Penelitian yang Kuat

Share :

Latar belakang penelitian adalah bagian pertama yang dibaca oleh editor jurnal dan reviewer, dan kesan pertama sangat menentukan. Jika bagian ini lemah atau kurang meyakinkan, peluang artikel kamu untuk diterima bisa menurun drastis, meskipun temuan kamu sangat kuat.
Sebaliknya, latar belakang yang kuat akan langsung membuat pembaca paham mengapa penelitian kamu penting dan apa yang membedakannya dari studi sebelumnya. Lalu, bagaimana cara menulisnya dengan tepat? Simak 5 tips berikut ini!

1. Mulai dari Gambaran Umum, Lalu Persempit ke Topik Penelitian

Gunakan pendekatan seperti piramida, mulai dari konteks yang luas, lalu perlahan arahkan ke topik spesifik penelitian kamu. Misalnya, jika kamu meneliti kecemasan pada mahasiswa, kamu bisa mulai dari isu kesehatan mental secara global, lalu mempersempitnya ke konteks pendidikan tinggi, dan akhirnya masuk ke permasalahan spesifik yang kamu teliti.

2. Tunjukkan Research Gap Secara Eksplisit

Inilah inti dari latar belakang yang kuat. Kamu harus bisa menjawab pertanyaan: “Apa yang belum pernah diteliti sebelumnya?”
Tunjukkan bahwa ada celah dalam literatur yang ada, dan penelitian kamu hadir untuk mengisi celah tersebut. Kalau research gap tidak terlihat jelas, reviewer akan mempertanyakan urgensi penelitian kamu.

3. Dukung dengan Data dan Referensi Terbaru

Jangan hanya mengandalkan pernyataan umum. Perkuat argumen kamu dengan statistik, fakta, atau hasil penelitian sebelumnya yang relevan. Pastikan referensi yang kamu gunakan up-to-date, idealnya dari 5–10 tahun terakhir, kecuali untuk teori-teori dasar yang sudah mapan.

Baca Selengkapnya: Merasa Artikelmu Tidak Layak Publish? Ini Alasannya!

4. Tulis Latar Belakang yang Padat dan Terarah

Banyak peneliti pemula menulis latar belakang seperti esai panjang yang tidak jelas arahnya. Fokuslah hanya pada poin-poin yang benar-benar relevan. Setiap kalimat harus punya tujuan, mengarahkan pembaca menuju rumusan masalah dan tujuan penelitian kamu.

5. Akhiri dengan Tujuan Penelitian yang Jelas

Latar belakang yang baik selalu diakhiri dengan tujuan penelitian yang eksplisit. Bagian ini berfungsi sebagai jembatan menuju metodologi dan memperkuat kepaduan artikel kamu secara keseluruhan.

Menulis latar belakang penelitian yang kuat memang butuh latihan, tapi bukan berarti tidak bisa dipelajari. Kuncinya adalah fokus pada research gap, dukung dengan data yang kuat, dan jaga kepaduan tulisan dari awal hingga akhir.

Eitsss…. Ingin submit artikel sendiri tapi gak ada waktu? Kami bisa bantu kamu untuk meng-submitkan artikelmu dengan proses yang cepat tanpa ribet tentunya! Aktivitas jalan Publikasi pun tetap aman!

Anda bisa membaca mengenai tips penulisan artikel, publish jurnal dan mengenal seputar jurnal ilmiah dengan mengunjungi sosial media kami di
instagram @jakadjournal @jasa_publikasijurnal – tiktok @jakadjournal
untuk informasi lebih lanjut jika Anda memerlukan informasi mengenai publikasi jurnal dapat menghubungi 08988589601

 

Leave Your Comment

Related Post