Ketahui Jenis-Jenis Penulisan Referensi

Ketahui Jenis-Jenis Penulisan Referensi

Penulisan referensi dan kutipan dalam karya ilmiah menjadi landasan penelitian karena memberikan validitas terhadap karya ilmiah tersebut. Dengan menyertakan sumber rujukan, penulis telah melakukan riset yang mendalam dan menghargai pemikiran orang lain. Pentingnya referensi dalam penelitian juga berhubungan dengan kejujuran akademik. Dengan mengutip sumber secara tepat, penulis menghindari plagiarisme dan melindungi integritas originalitas karya ilmiah tersebut. Selain itu, referensi memberikan dukungan kepada argumen atau pendapat yang disampaikan di dalamnya.

Suatu referensi membantu pembaca untuk memperoleh informasi tambahan dan mengevaluasi keabsahan dari apa yang telah ditulis. Adanya referensi yang relevan dan terpercaya akan memudahkan pembaca untuk memverifikasi fakta-fakta dan data-data yang disajikan dalam karya ilmiah. Hal ini telah dilakukan oleh para ahli dan para peneliti sebelumnya yang mencantumkan referensi dengan benar serta berupaya menjaga integritas akademik.

Penulis mengutip referensi saat megerjakan tugas kuliah, karya tulis ilmiah ataupun skripsi dengan penulisan referensi tertentu sesuai pedoman yang ada. Oleh karena itu, penulis harus mengetahui jenis-jenis penulisan referensi yang ada di bawah ini:

1. American Psychological Association (APA)

Penulisan referensi APA ini merupakan jenis referensi yang banyak digunakan untuk penelitian diberbagai bidang.

Contoh: Putri, R. M. (2022). Religious Existentialism of Victor Frankenstein’s Obsession in Frankenstein by Mary Shelley. Srawung: Journal of Social Sciences and Humanities, 1(1), 12–23

2. American Medical Association (AMA)

Gaya penulisan referensi AMA merupakan jenis referensi yang biasanya digunakan untuk  penelitian dengan topik kesehatan atau kedokteran.

Contoh: Asdie RH, Mulya DP, Nainggolan M. Assessment of 28-day survival of patients with sepsis based on vitamin D status: hospital-based prospective cohort study in Indonesia. Pan Afr Med J. 2023;45(76):1-10. doi:10.11604/pamj.2023.45.76.36336

3. IEEE

Gaya penulisan IEEE merupakan jenis referensi yang digunakan untuk penelitian dengan topik teknik.

Contoh: Rusli, D. Mashur, R. E. Yozani, D. K. Habibie, H. T. R. F. Simanjuntak, and T. Saputra, “The Governance of Downstream Oil Palm Development in the Technopolitan Area of Pelalawan Regency,” Int. J. Energy Econ. Policy, vol. 12, no. 2, pp. 233–240, Mar. 2022, doi: 10.32479/ijeep.12636

4. Turabian

Turabian merupakan jenis referensi yang digunakan untuk penelitian dengan topik hukum.

Contoh: Widodo, Ismu Gunadi, J. Andy Hartanto, Eddy Pranjoto, and Jonaedi Efendi. “Constraints on Enforcement of Environmental Law Against Corporate Defendants.” Environmental Policy and Law 49, no. 1 (May 7, 2019): 76–83

Jenis-jenis penulisan referensi di atas memberikan arahan yang jelas tentang cara mengutip sumber, format halaman, struktur kutipan dan banyak lagi. Selain itu, penulis dengan mudah menghasilkan karya-karya akademik yang terstruktur dengan baik dan profesional.

 

Anda dapat membaca mengenai tips penulisan artikel, publish jurnal dan mengenal seputar jurnal ilmiah dengan mengunjungi sosial media kami @jakadjournal atau @jasa_publikasijurnal

Untuk informasi lebih lanjut mengenai publikasi jurnal, dapat hubungi 08988583601

Category

Leave Your Comment

Popular Posts